BANDAR LAMPUNG – Suasana penuh warna dan khidmat menyelimuti SD Xaverius 3 Bandar Lampung pada Kamis, 23 April 2026. Seluruh keluarga besar sekolah berkumpul untuk merayakan dua momen besar sekaligus: Perayaan Paskah Bersama dan Peringatan Hari Kartini 2026.
Dengan mengusung tema Paskah “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17) yang dipadukan dengan semangat emansipasi R.A. Kartini, acara ini bertujuan membentuk karakter siswa yang tangguh, memiliki empati sosial, serta mandiri di era digital.
Sejak pukul 07.15 WIB, lapangan sekolah telah dipenuhi oleh siswa-siswi yang tampil memukau mengenakan Busana Tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka merupakan wujud nyata dari tujuan kegiatan untuk menumbuhkan rasa cinta pada budaya nasional.
Acara diawali dengan barisan defile yang meriah, dilanjutkan dengan Ibadat Paskah yang berlangsung khusyuk. Setelah itu, panggung hiburan diramaikan oleh berbagai penampilan bakat siswa, mulai dari:
-
Vokal & Angklung oleh kelas 1 dan 2.
-
Seni Tari yang dibawakan secara estafet dari kelas 1 hingga kelas 5.
-
Aksi memukau dari tim Taekwondo.
Tak hanya sekadar perayaan, sisi edukasi juga ditekankan melalui kegiatan Menghias Keranjang Telur Paskah. Menariknya, para siswa diajak untuk menggunakan perlengkapan botol mineral gelas bekas sebagai bahan dasar kreativitas mereka. Hal ini selaras dengan misi sekolah untuk menginspirasi kemandirian dan kecakapan dalam mengelola lingkungan.
Kepala SD Xaverius 3 Bandar Lampung, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa integrasi kedua momen ini diharapkan mampu mendorong siswa dan guru untuk meninggalkan “manusia lama” dan menjadi pribadi baru yang lebih peduli.
“Kami ingin semangat Kartini yang relevan dengan pemberdayaan di era digital dan ketahanan pangan dapat menyatu dengan semangat Paskah yang membarui hati. Ini adalah momentum transformasi karakter bagi kita semua,” ujarnya.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.00 WIB ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penuh suka cita, mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah sebagai satu keluarga besar yang berkarakter dan mandiri.
Editor : FX. Adswi Fransibena, S.Pd
